http://sheikyermami.com/wp-content/uploads/2007/10/2005-04-17_003226_black_flag.gif http://sheikyermami.com/wp-content/uploads/2007/10/2005-04-17_003226_black_flag.gif http://sheikyermami.com/wp-content/uploads/2007/10/2005-04-17_003226_black_flag.gif http://sheikyermami.com/wp-content/uploads/2007/10/2005-04-17_003226_black_flag.gif http://sheikyermami.com/wp-content/uploads/2007/10/2005-04-17_003226_black_flag.gif http://sheikyermami.com/wp-content/uploads/2007/10/2005-04-17_003226_black_flag.gif

Ahad, 26 Februari 2012

Mengapa Yahudi Tidak Suka Indonesia Dan Malaysia Bersatu

Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Selasa (11/10/2011).

Hubungan Indonesia kembali memanas. Setelah kian kali, dua Negara serumpun-seakidah ini kembali diributkan persoalan nasionalisme yang sama sekali tidak diajarkan ulama-ulama Melayu tempo dulu.

Kasusnya sederhana, namun luar biasa bagi kaum nasionalis, yakni permasalahan tapal batas Camar Bulan di Sambas yang diduga telah dicaplok Malaysia.

Kita harus membuka mata bahwa konflik antara Malaysia dan Indonesia ini tidak terjadi dengan sendirinya. Ada unsur-unsur pemicu layaknya api yang menimbulkan asap besar. Pertanyaannya siapakah pemantik api itu? Umat Muslim? Bukan, karena kita hanya korban.

Pakar Melayu Prof. Dr. Dato’ Nik Anuar Nik Mahmud dari Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) mengamini bahwa ada intervensi pihak luar di balik perseteruan kedua Negara serumpun muslim ini.

Dalam memoar buku Thomas Raffles disebutkan, Barat harus memastikan bahwa alam Melayu ini lemah. Untuk melemahkan, Raffles mengusulkan dua buah strategi.

Pertama, imigran-imigran asing masuk ke Melayu supaya kawasan ini tidak menjadi kawasan Melayu, melainkan majemuk (dibawa orang-orang China dan India).

Kedua, pastikan bahwa raja-raja Melayu yakni Semenanjung, Sumatera, Jawa dan sebagainya, tidak mengambil para ulama Arab menjadi penasehat mereka. Jadi, tujuan mereka memang untuk memisahkan Arab dengan Melayu.

Bersatunya antara Malaysia dan Indonesia membentuk Imperium Islam Melayu inilah yang sangat ditakuti oleh Zionisme.

Mereka sadar Melayu adalah potensi kuat dalam membangkitkan Islam dari tenggara Asia, maka itu jalur ini harus dihabisi, apapun caranya.

Dan pengalaman bangsa Indonesia yang kerap mudah diadu domba adalah kunci yang selalu mereka pegang saat zaman devide et impera.

Yang juga kita harus faham adalah Thomas Stamford Raffles sendiri seorang Freemason. Menurut Th Stevens dalam bukunya Tarekat Mason Bebas, Raffles pada tahun 1813 dilantik sebagai mason bebas di bantara “Virtutis et Artis Amici”. “Virtus” merupakan suatu bantara sementara di perkebunan Pondok Gede di Bogor.

Perkebunan itu dimiliki Wakil Suhu Agung Nicolaas Engelhard. Di situ Raffles dinaikkan pangkat menjadi ahli (gezel), dan hanya sebulan kemudian dinaikkan menjadi meester (suhu) di loge “De Vriendschap” di Surabaya.

Raffles pula yang mendirikan Singapura modern yang kini menjadi basis Israel di Asia Tenggara. Agen-agen zionis melalui Singapura adalah penghasut sebenarnya dalam mengeruhkan hubungan sesama muslim Melayu.

Kebanyakan koruptor Indonesia pun bermukim di Singapura setelah merampok uang hasil keringat anak-anak Indonesia dan rakyat jelata.

Singapura adalah sekutu zionis. Mereka tidak mau menandatangani perjanjian extradisi dengan Indonesia semata-mata melindungi koruptor ini karena mereka bawa banyak uang ke Singapura.

Untuk mengalihkan isu ini dari masyarakat Indonesia, mereka akan coba cari isu supaya masyarakat Indonesia lebih fokus pada isu yang mereka cipta.

Maka diwujudkanlah isu sekarang, konfrontasi Malaysia-Indonesia. Melalui media sekular di Negara ini, mereka terus berupaya agar rumpun Melayu bangga akan identitas negara-nya masing-masing.

Adanya inflitrasi Zionis di Malaysia juga bukan barang baru. Tahun lalu mantan wakil perdana menteri Malaysia yang juga tokoh oposisi, Anwar Ibrahim, pernah membeberkan fakta adanya keberadaan intelijen Zionis di markas kepolisian federal Malaysia.

Kala itu bersama dengan Kelompok Muslim, mereka menyatakan memiliki dokumen yang memperlihatkan kemungkinan adanya intelijen Zionis kedalam strategi informasi negara lewat perusahaan kontraktor bernama "Osiassov", yang melaksanakan proyek pengembangan sistem komunikasi dan teknologi di markas besar polisi federal Malaysia.

Anwar Ibrahim menjelaskan bahwa perusahaan "Osiassov" terdaftar di Singapura namun berkantor pusat di negara penjajah Zionis Tel Aviv.

Menurut Anwar, kehadiran dua mantan perwira tentara Zionis di perusahaan yang bersangkutan, adalah sepengetahuan petugas polisi senior Malaysia dan Menteri Dalam Negeri Malaysia sejak jaman Syed Ahmad Albar.

Yakinlah, jika umat muslim Melayu tidak kembali ke ajaran Islam sejati dimana tak ada ruang pada nasionalisme yang memberhalakan bangsa, benih permusuhan itu akan selalu muncul, walau kedua Negara itu makmur dan sama-sama beragama muslim.

Maka itu, bersatulah bangsa Melayu. Bersatulah diatas Panji Islam yang akan membuka jalan tegaknya dienullah ini di tanah perjuangan kita, tanah Melayu Darussalam. (pz)

Bersatulah Malaysia & Indonesia


Islam di negara-negara Arab telah hampir berjaya dilemahkan melalui fitnah Revolusi & Peperangan. Zionis juga sedang merancang agenda jahat di bumi Nusantara.. Kerana hanya ISLAM menjadi penghalang terakhir kepada misi kemuncak Dajjal iaitu ONE WORLD RELIGION dan ONE WORLD GOVERNMENT di mana Israel sebagai musuh utama dunia Islam akan ditabalkan sebagai Negara Memerintah Dunia..

Persengketaan dan kebencian yang sedang disemai antara rakyat Indonesia dan Malaysia adalah api Nasionalisme yang sengaja dimarakkan untuk mencetuskan huru-hara di antara kedua-dua negara yg pada asalnya adalah serumpun.. Jika kita mengkaji, situasi ini bukannya tanda-tanda kecil huru-hara akan berlaku di Nusantara tetapi ianya adalah isyarat akhir yang hanya menunggu masa untuk meletus..

Motif utama huru-hara = menghancurkan kebangkitan Islam di Nusantara
Sasaran huru-hara = Melayu Islam di Malaysia & Indonesia

Untuk menghancurkan bibit-bibit kebangkitan Islam di Nusantara, kaum Melayu Islam di kedua-dua negara perlu dikorbankan terutama mereka yang masih mempunyai kuasa memerintah dan mengamalkan 100% ajaran Islam..

Mengapa kami katakan apa yang sedang berlaku ini adalah ISYARAT AKHIR ?

Fikirkan situasi berikut :

- Politik Demokrasi -> Melayu Islam telah lama berpecah belah dan bergaduh kerana ideologi politik yang berbeza. Masing-masing lebih rela bergabung dengan politikus bukan Islam demi kelangsungan kuasa politik

- PRU 13 -> Apakah akan berlaku kepada kuasa politik Melayu Islam ?

- Indonesia vs Malaysia -> ketegangan yang sengaja dirancang ?

- Kebanjiran warga asing di Malaysia -> adakah ianya kebetulan ?


Dapatkah kita fahami apakah maksud tersirat di sebalik semua ini ? Tidakkah kita perasan nasib Melayu Islam di Malaysia dan Indonesia berada pada tahap genting ketika ini ?

Melayu Islam sedang dikelilingi oleh 'proksi-proksi' Zionis yang boleh dipergunakan pada bila-bila masa.. Hanya menunggu masa yang sesuai untuk dimanipulasi oleh pihak Zionis supaya mencetuskan huru-hara kepada Melayu Islam.. Situasi hari ini SANGAT GENTING, hanya memerlukan satu FITNAH untuk dilepaskan sebagai picu untuk meledakkan 'Bom Jangka' yang telah lama ditanam di bumi Nusantara ini..

Wahai Umat Islam di Malaysia dan Indonesia... SEDARLAH..!

Apa yang berlaku hari ini adalah akibat dari kelalaian umat Islam terhadap AQIDAH ISLAMIYAH yang sepatutnya Wajib kita junjung dan pertahankan.. Sebaliknya telah lama kita termakan 'fitnah dunia' dengan menjunjung sistem & fahaman ciptaan musuh2 Islam sendiri..

Wahai umat Islam yang menyokong politik Demokrasi, bukankah Aqidah Islamiyah itu telah mewajibkan sistem Khilafah yang meletakkan hak ALLAH SWT di tempat tertinggi ?
Mengapakah kamu memilih sistem Demokrasi yang meletakkan suara majoriti rakyat mengatasi hak ALLAH SWT ?!!
Ke mana kamu campakkan hak Tuhan kamu ?!!

Wahai umat Islam yang termakan racun Nasionalisme, bukankah Aqidah Islamiyah itu telah mengangkat panji-panji Rasulullah SAW iaitu Al-Liwa' dan Ar-Rayah dengan penuh kemuliaan?
Mengapa kamu memilih Jalur Gemilang dan Sang Saka Merah Putih sebagai panji kebanggaan kamu ?!!
Ke mana kamu lemparkan panji-panji kemuliaan Rasul kamu ?!!

INSAFLAH...!!

Kita semua tidak tahu apa yang akan berlaku di bumi Nusantara ini pada hari esok, kerana hanya ALLAH saja Yang Maha Tahu.. Mungkin kita tidak dapat mengelakkan kekacauan yang mungkin ditakdirkan berlaku, tetapi kita masih ada masa untuk kembali menegakkan Aqidah Islam dalam diri.. Jika kita terkorban dalam huru hara yang berlaku biarlah kita mati kerana memperjuangkan Aqidah Islam dan Hak ALLAH.. Bukannya mati sia-sia kerana SYIRIK memperjuangkan politik atau negara bangsa sempit yang sengaja dicipta oleh musuh2 ALLAH supaya umat Islam melupakan pegangan Aqidah Islamiyah..

Semoga ALLAH SWT membasahi bumi Nusantara ini dengan siraman Hidayah yang akan membangkitkan umat Islam dari kebingungan fitnah yang dahsyat. Semoga Muslim di Malaysia dan Indonesia sentiasa dilindungi ALLAH sehingga sampai masa dan ketika terzahirnya perjuangan kebangkitan Islam akhir zaman yang dijanjikan.. Amin..

Wallahua'lam..

Salam kebangkitan

Sabtu, 25 Februari 2012

IMAM MAHDI

SIAPA IMAM AL-MAHDI ???

SEJAK dahulu hinggalah ke hari ini masalah siapakah sebenarnya AI-Mahdi tidak henti-henti menjadi perkara yang diperbahaskan. Akibat daripada itu, terdapat setengah golongan umat Islam yang cuba mengandaikan seseorang sebagai Al-Mahdi. Sementara setengah pihak pula (Ahlu Sunnah WaI Jamaah) tidak menetapkan seseorang sebagai Al-Mahdi, sebaliknya men­yerahkan perkara tersebut kepada urusan Allah SWT. Apa yang penting bagi kita ialah yakin akan kemunculannya sebagaimana yang dikhabarkan oleh Rasulullah SAW.

Bagi menjelaskan siapakah sebenarnya Ai-Mahdi, marilah kita merujuk kepada kitab-kitab para ulama Islam yang mu’tabar dan diakui kesahihannya. Di antara kitab-kitab tersebut ialah Al-Hawi Lii Fatawa karangan Imam As-Suyuti, Mukhtasar Fil Mahdi Al-Muntadzar dan As-Sawaiqul Mukhriqat karangan Ibnu Hajjar Al-Haitami, At-Tawadhihu Fl Tawaturi Ma Jaa Fil Muntadziri Waddajal Wal Masihi karangan Al-Allamah As­Syaukani, Ibrazul Wahmil Maknun Min Kalam Ibni Khaldun karangan Al-Muhaddits Sayid Ahmad Siddiq Al-Ghumari dan banyak lagi kitab-kitab lainnya yang menerangkan secara jelas tanda-tanda dan sifat-sifat Al-Mahdi sebagaimana yang disebutkan oleh hadits-hadits Rasulullah SAW.

Kitab-kitab tersebut menerangkan bahawa nama Al-Mahdi ialah Muhammad bin Abdullah sementara gelarannya pula ialah Abu Abdullah. Menurut riwayat yang sah Al-Mahdi adalah dari keturunan Sayidina Hassan bin Ali. Sesungguhnya telah tsabit bahawa Al-Mahdi adalah keturunan Hassan bin Ali sebagaimana yang tersebut di dalam hadits sahih yang diriwayatkan oleh Al-Imam Abu Daud dalam Sunannya,

“Telah berkata Ali sambil memandang puteranya ­Hassan,” Sesungguhnya Puteraku ini ialah sayid sebagaimana yang telah dinamakan oleh Nabi SA W. Dari keturunannya akan lahir seorang lelaki yang namanya seperti nama Nabi kamu, menyerupai baginda dalam perangai dan tidak menyerupai baginda dalam rupa dan bentuk.”

Hadits ini telah disahkan oleh para ulama di antaranya Al-Manawi di dalam kitabnya Al-Kabir, Ibnu Atsir dalam kitabnya An-Nihayah, Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalan kitabnya Gharibul Hadits dan Al-Manarul Munif Fi Sahihi Wad Dha’if, Al-Muhaddits Sayid Ahmad Siddiq Al-Ghumari di dalam kitabnyaAqidah Ahlil Islam Fi Nuzuli Isa AS dan lain-lain lagi.

Di dalam kitab Naqdul Manqul m.s 8O pengarang kitab tersebut memetik kenyataan lbnu Qayyim Al-Jauziyah, “kebanyakan hadits-hadits menunjukkan bahawa Al-Mahdi adalah anak dari Sayidina Hassan bin Ali.”

Abu Thahir Muhd Syamsul Haq dalam kitabnya ‘Aunal Ma’bud (syarah Sunan Abu Daud), memetik kenyataan Al-­Hafiz Imanuddin yang menyebut bahawa hadits-hadits mengenai Al-Mahdi menunjukkan bahawa Ia dari ahli bait Rasulullah SAW, zuriat Fatimah dan anaknya Hassan bin Ali. (sila rujuk kitab ‘Aunal Ma’bud juzu’ II m.s 374 dan 382)

Tersebut di dalam kitab Hasyiah As-Sabban ms 137, bahawa riwayat yang mengatakan Al-Mahdi dari keturunan Al-Hussin adalah terlalu lemah. Sementara di dalam kitab Al-Iza’ah m.s 147 riwayat yang mengatakan Al-Mahdi dari keturunan AI-Hussin bin Ali adalah dha’if.

Terdapat juga hadits-hadits yang menyatakan bahawa Al-Mahdi dari keturunan Al-Abbas bin Abdul Muttalib. Maka para ulama hadits menghimpunkan hadits yang berlawanan. Iaitu hadits-hadits yang mengatakan Al-Mahdi dari keturunan Sayidina Hassan bin Ali adalah sah dan hadits yang mengatakan AI-Mahdi dari keturunan Al-Abbas dan Al.Hussin adalah dha’if. Ini adalah sebagaimana kenyataan yang dibuat oleh Al-Hafiz Abut Hassan Ad-Darqatni.

Hadith Tentang Al-Mahdi

1. Dari Jabir bin Abdullah ra katanya ; "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, : "Sentiasa ada di kalangan umatku golongan yang berperang di atas kebenaran, mereka sentiasa zahir hingga hari Qiamat. Sabdanya lagi: "Kemudian turun Isya bin Maryam AS dari langit, dan berkata pemimpin mereka (Imam Mahdi), silalah menjadi imam solat kami dan Nabi Isya menjawab, tidak, bahawa sebahagian Kamu sebagai kemuliaan Allah SWT ke atas umat ini (umat Islam) . Hadtih riwayat Muslim.

2. Dari Ali bin Abu Talib bahawa Rasulullah SAW bersabda : "Al-Mahdi itu dari ahlul bait, Allah membawa kebaikan dengannya dalam satu malam. Hadith riwayat Imam Ahmad.

3. Dari Dzar dari Abdullah dari Nabi SAW yang bersabda : "Sekiranya dunia hanya tinggal sehari sahaja (sebelum qiamat) nescaya Allah memanjangkan hari itu sehingga bangkit padanya seorang lelaki dari keturunanku atau dari kaum keluargaku, yang namanya spt namaku, nama bapanya spt nama bapaku, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan saksama sebagaimana bumi dipenuhi kezaliman dan kekejaman. Hadith riwayat Abu Daud dan Turmizi.

4. Dari Abu Said Al-Khudri ra berkata : "Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda ; "Akan lahir dari umatku seorang lelaki yang menyeru dengan sunahku, Allah menurunkan hujan dari langit untuknya, bumi mengeluarkan kasil dan darinya buni dipenuhi dengan kedurjaan dan kekejaman. Ia memerintah umat ini selama tujuh tahun dan akan berada di baitul Maqdis. Hadith riwayat At-Tabarani.

5. Dari Aishah ra katanya, Rasulullah SAW telah bersabda : "Al-Mahdi itu seorang lelaki dari cucuku, ia akan berperang atas Sunnahku spt aku berperang atas wahyu". Hadith riwayat Na'im bin Hammad

6. Dari Said bin Al-Musaiyab dari Ummu Salmah yang berkata, "Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : "Al-Mahdi itu dari keturunanku dari anak cucu Fatimah". Hadith riwayat Muslim, Abu Daud, Ibnu Majah, An-Nasa'i, At-Tabarani dan Al-Hakim

Namun, tidak terdapat hadits yang menyebut mengapa AI-Mahdi dinamakan Al-Mahdi, tetapi terdapat dua atsar sahabat dalam hal ini. Abdullah bin Syuzab berkata,

“Sebab ia dinamakan Al-Mahdi ialah kerana ia menunjukkan satu gunung di gunung negeri Syam. Ia mengeluarkan dari gua gunung tersebut lembaran-lembaran kitab Taurat. Al-Mahdi berhujah melawan orang-orang Yahudi menggunakan kitab tersebut dan mereka akhirnya kalah. Maka salah satu kumpulan orang-orang Yahudi memeluk Islam.” Atsar ini diriwayatkan oleh Al-Hafiz Ad-Dani dalam Sunannya.

Daripada Ka’ab bin Alaqamah berkata,

“Sebab dinamakannya Al-Mahdi ialah kerana ia menunjukkan pada suatu perkara yang telah hilang, dia mengeluarkan peti dari negeri Antakiah (peti berisi lembaran kitab Taurat dan lain-lain). Diriwayatkan oleh Na’im bin Hammad dalam kitabnya Al-Fitan.

Al-Muhaddits Sayid Ahmad Siddiq Al-Ghumari menerang­kan di dalam kitabnya Aqidah Ahlil Islam Fi Nuzuli Isa AS bahawa Al-Mahdi dilahirkan di Madinah Al-Munawwarah serta dibesarkan di sana. Sebelum umat Islam berbai’at dengannya, berlakulah satu peperangan yang besar di antara penduduk Madinah dengan tentera-tentera As-Syufiani. Dalam peperangan tersebut, penduduk Madinah mengalami kekalahan dan mereka lari bersama-sama Al-Mahdi ke Makkah. Di Makkah datanglah orang dari berbagai-bagal negeri kerana berbai’at dengannya di suatu tempat iaitu di antara Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim.

Tanda-tanda keluarnya Al-Mahdi dinyatakan di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Said, Ummu Salamah, Aisyah bin Malik dan Huzaifah Al-Yamani.

Di antara tanda-tanda menunjukkan kemunculan Al-Mahdi itu ada beberapa perkara:

1. Pecah Sungai Furat yang terbesar dalam negeri Iraq masuk ke Laut Parsi.

2. Gerhana bulan pada awal malan daripada bulan Ramadhan dan gerhana matahari dari awal bulan Ramadhan.

3. Gerhana bulan dua kali dalam bulan Ramadhan

4. Naik tanduk di langit umpama beberapa gigi.

5. Naik bintang yang berekor yang cerah di sebelah timur

6. Zahir api yang besar dari timur selama tiga malam atau tujuh malam

7. Zahir kelam pada langit.

8. Zahir merah pada langit yang berhamburan ia pada segala tepi langit yang lain daripada merah di tepi langit yang biasa.

9. Seruan yang umum dari langit kepada sekelian ahli bumi dengan loghat masing-masing bahawa Al-Mahdi telah zahir.

10. Tenggelam kampung Khrastan di dalam negeri Syam (Syria).

11. Diserukan daripada Iangit akan nama Imam Mahdi dengan seruan yang tersangat kuat hingga didengar oleh alhi bumi danipada Timur ke Barat. Maka orang yang tidur menjadi jaga, orang yang berdiri menjadi duduk dan orang yang terduduk menjadi terdiri di atas kedua kakinya kerana terlalu terkejut.

12. Zahir jemaah dari lelaki atau kuda di dalam bulan Syawal. Kemudian maka kedengaran suara yang menunjuk atas yang bathil. Peperangan dalam bulan Zulhijjah serta ramai sehingga mengalir darah di atas Jamratul Aqabah di Mina (tempat melontar).

13. Zahir banyak gempa bumi.

14. Datang dua seruan dari langit. Seruan yang pertama iaitulah seruan daripada langit dengan katanya, “Ketahuilah olehmu akan bahawa seorang yang keluar pada bumi yang bernama Mahdi itu sebenarnya keluarga Muhammad.” (Dan seruan kedua) iaitulah seruan syaitan dengan katanya, “Ke­tahuilah olehmu bahawa seorang yang keluar pada bumi yang bernama Mahdi itu sebenarnya dari ketuarga Isa.” (Lihat Ad­Duratun Nafi’ah Fi Isyratis Sa’ah)

Setengah-tengah ulama’ telah menamakan tokoh-tokoh tertentu sebagai Al-Mahdi. Al-Mahdi yang mereka maksudkan ialah pemimpin-pem­inipin Islam yang adil selepas Rasulullah SAW. berpandukan hadits Rasulullah SAW,

“Tetaplah kamu dengan sunnahku dan sunnah khulafa Ar-Rasydin Al-Mahdi (yang mendapat petunjuk).” Riwayat Abu Daud dan At-Tarmizi

Berpandukan hadits ini maka para ulama Ahli Sunnah Wal Jammah ada yang menentukan seseorang sebagai Al-Mahdi, tetapi bukanlah sebagai Al-Mahdi Muntadzar sebagaimana yang disebut oleh Rasulullah SAW yang muncul di akhir zaman.

Hassan Ibrahini Hassan dalam kitabnya, Tarikhul Islam jüzu’ I m.s 407 menyebut dengan panjang lebar akan masalah ini dan menjelaskan, “Bahawa Al-Mahdi yang dikatakan oleh beberapa ulama’ di dalam kitab-kitab mereka ada beberapa orang itu bukanlah Al-Mahdi yang akan muncul di akhir zaman.”

Al-Imam Ahmad Hanbal sendiri pernah menyebut, “Bahawasanya Umar bin Abdul Aziz tidak syak lagi adalah ia Al-Mahdi, tetapi bukanlah Al-Mahdi yang akan keluar di akhir zaman. Tetapi adalah Al-Mahdi yang mendirikan kebenaran dan kebajikan” (sila lihat kitab Naqdul Manqul ms 78-79)

Golongan Syiah yang berpendapat bahawa Muhammad bin Al-Hassan Al-Askari sebagai Al-Mahdi juga tidak menyebutnya sebagai Al-Mahdi Muntadzar yang muncul di akhir zaman. Sebaliknya mereka menyebutnya sebagai Al-Mahdi yang akan memimpin mereka atas kebenaran dan kebajikan. (sila lihat kitab ‘Aunal Ma’bud juzu’ II ms 382)

Jumaat, 24 Februari 2012

AD DAJJAL AL MASIH

Nabi Muhammad adalah NABI Akhir zaman yang telah menceritakan segalanya peristiwa sehingga hari kiamat. Nabi Muhammad s.a.w hanya tidak dapat menyatakan bilakah tarikh Hari Kiamat. Maka tak perlu difikirkan.

Masaalah 2012 yang diperkatakan seluruh manusia sekarang adalah merujuk kepada Bab Ke 5. Ia bukannya bab Hari Kiamat. Tetapi bab peralihan tamaddun manusia . Ia pasti berlaku cuma apakah pada 2012 itu adalah haq Allah.

10.1 – Turunnya Nabi Isa
10.2 – Nabi Isa bersolat berimamkan Khalifah Islam di Al Aqsa
10.3 – Cairnya wajah Dajjal tatkala melihat Nabi Isa
10.4 – Matinya Dajjal di tangan Nabi Isa
10.5 – Peperangan Khalifah dan Nabi Isa menetang Yahudi
10.6 – Pokok/batu bercakap jika yahudi berselindung
10.7 – Kemenangan untuk Islam


1.1 – Islam ditegakkan semula
1.2 – Hijrah Rasulullah ke Madinah
1.3 – Dakwah Rasullulah
1.4 – Peperangan Rasullulah menentang kafir


Kelahiran Bayi Bermata Satu
Berita tentang bayi bermata satu yang dilahir di Israel beberapa tahun lalu menjadi gempar. Ramai yang membuat ramalan, inilah dajal yang dijanjikan Allah lewat hadis-hadis Nabi Muhammad s.a.w.. Kemunculan dajal di akhir zaman memang sentiasa ditunggu-tunggu. Dan memang kita pun sekarang ini telah berada di satu episod akhir zaman. Tanda-tanda kecil kiamat sudah kita lihat hampir keseluruhannya, setiap hari. Hanya menanti tanda-tanda besar saja yang belum berlaku. Antaranya dajal.

Dajal… popularnya manusia yang memiliki nama itu. Ada berbagai-bagai versi cerita tentangnya yang menimbulkan bermacam-macam persepsi. Tapi kebanyakan orang Islam di Malaysia dan Nusantara amnya beranggapan dajal adalah makhluk bermata satu melintang. Ada juga yang mengatakan bahawa dia separuh manusia dan separuh jin kerana ibunya berasal dari keturunan jin dan ayahnya daripada bangsa Yahudi.

Sebagaimana yang telah disebutkan di awal-awal tadi, dajal adalah manusia dan sememangnya dia adalah manusia biasa. Dia bukan keturunan jin, gergasi, dewa atau apa saja yang selain manusia. Banyak persoalan yang timbul tentang dajal menjadi salah faham. Antaranya : Siapa dajal ? Di mana tempat tinggalnya ? Siapa keturunannya ? Bila dia dilahirkan ? Bagaimana rupa fizikalnya ? Bila dia akan muncul ? Dan bagaimana untuk mengelakkannya ?

Memang benar dajal tidak ada disebut di dalam al-Quran tetapi ia banyak disebut di dalam hadis nabi. Malah banyak hadis nabi yang salih menceritakan tentang dajal, yang menyebutnya sebagai salah satu tanda besar kiamat. Masalahnya banyak juga hadis yang palsu tentang dajal, ia menimbulkan salah faham masyarakat tentangnya.

Menurut pensyarah Jabatan Pengajian al-Quran dan al-Sunah, Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Fadlan Mohd. Othman, banyak hadis yang salih menceritakan perihal dajal yang lengkap termasuk untuk mengelakkan fitnah dajal. Katanya berdasarkan dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad,"Sesungguhnya dajal adalah lelaki yang pendek, badan gempal, matanya rosak (mengecut). Kalau kamu masih ragu-ragu tentang Tuhan kamu. Sesungguhnya Tuhan kamu tidak rosak matanya. Dari situ sudah jelas bahawa dajal adalah manusia biasa yang diberikan Allah kekuasaan luar biasa. Setiap nabi yang diutus akan memberi peringatan berkenaan dajal yang matanya rosak dan pembohong. Tambahnya lagi, dajal adalah manusia yang ada keistimewaan, telah hidup sejak zaman Nabi Muhammad. Dia digelar al-Masihi ad-dajal kerana matanya yang rosak dan kebolehan luar biasanya menghidupkan orang mati. "Tertulis di dahinya perkataan, 'Kaf-Fa-Ra' (kafir). Tulisan itu boleh dibaca oleh semua orang Islam sama ada dia pandai membaca atau tidak. Asalkan orang itu mengucap syahadat maka tulisan itu boleh dibaca. "Yang pastinya dajal adalah manusia yang ditangguhkan ajalnya oleh Allah, sehingga suatu masa dengan keizinan Allah dia akan muncul semula untuk menguji keimanan manusia," jelas Fadlan. Terdapat lagi hadis yang diriwayatkan oleh Huzaifah di dalam sahih Muslim bermaksud, "Dajal ialah orang yang buta mata sebelah kirinya, lebat rambutnya serta mempunyai syurga dan neraka. Nerakanya itu merupakan syurga dan syurganya pula adalah neraka."



Keistimewaan Dajjal
Allah memberikan dajal banyak keistimewaan untuk menguji keimanan manusia ketika akhir zaman nanti. Semua itu telah dijelaskan di dalam hadis sahih. Di antara keistimewaannya selain boleh menghidupkan orang mati, dajal juga ada beberapa keistimewaan. Antaranya :

Pertama, ada bersamaan syurga dan neraka. Dajal akan menggunakan kedua-duanya untuk menguji keimanan orang Islam. Apa yang dajal berikan sebagai syurga sebenarnya adalah neraka. Dan apa yang diperlihatkan sebagai neraka sebenarnya adalah syurga.

Kedua, dajal akan pergi ke daerah yang kemarau, kebuluran dan hasil dagangan tidak menjadi. Dajal akan menurunkan hujan di daerah itu jika penduduknya mengaku beriman kepadanya. Maka daerah itu akan kembali subur dan hasil dagangan melimpah ruah. Manakala bagi daerah yang penduduknya tidak mahu mengaku dajal sebagai tuhan, akan berada di dalam kebuluran dan kesusahan.

Ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah bermaksud, "Para sahabat bertanya : Ya Rasulullah, apa yang dimakan oleh orang Islam yang beriman pada hari itu nanti ?"
Rasulullah menjawab, "Mereka akan menjadi kenyang dengan tahlil, takbir, tasbih dan bertaubat. Zikir-zikir itu yang akan menjadi makanan mereka."

Ketiga, boleh menjelajahi seluruh pelosok bumi ini di dalam masa 40 hari dan kepantasan yang luar biasa. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim menjelaskan, "Kami bertanya : Wahai Rasulullah, bagaimana kepantasan perjalanannya di muka bumi ini ? " Nabi menjawab : "Kepantasan perjalanannya adalah seperti Al-Ghaist (hujan atau awan) yang dipukul angin kencang." Hanya dua tempat saja yang tidak boleh dimasuki oleh dajal iaitu Mekah dan Madinah.

Menurut Fadlan, Nabi mengingatkan orang yang beriman supaya menghindarkan diri dari berjumpa dengan dajal. Malah nabi bersabda, hanya seorang lelaki dari Madinah yang dapat berdepan dengan dajal. Lelaki itu akan mengatakan bahawa kamu adalah dajal lalu lelaki itu dibunuh oleh dajal. Kemudian dajal menghidupkan semula lelaki itu. Lalu dajal berkata tidakkah kamu percaya kepada aku. Lelaki itu menjawab, "Tidak, melainkan bertambah keimananku kepada Allah." Kemudian dajal cuba membunuh lelaki itu tetapi telah diselamatkan oleh Allah.

Bila Dajjal Dilahirkan ?
Menurut Fadlan, dajal telah ada di muka bumi ini sejak zaman nabi lagi. Ia telah dipenjarakan di sebuah pulau seperti mana yang disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Fatimah Qais, Nabi menceritakan tentang Tamin ad-Dari yang beragama Kristian tetapi telah memeluk Islam. Tamin pernah bercerita padaku tentang satu perkara yang pernah aku ceritakan kepada kalian mengenai Al-Masihi Ad-Dajal.

Tamin telah berlayar bersama 30 orang anak kapalnya. Tiba-tiba kapalnya dipukul rebut dan mereka terdampar di sebuah pulau. Di pulau itu ada seekor binatang yang lebat bulunya hingga tidak dapat dikenal yang mana ekor dan kepalanya. Binatang itu yang dinamakan al-Jassasah (si pencari berita). Di situlah bermulanya dialog antara Tamim dan al-Jassasah.


Al-Jassasah : Wahai manusia pergilah kamu berjumpa dengan lelaki itu.

Lalu Tamim dan kumpulannya masuk ke dalam hutan dan berjumpa dengan manusia yang dimaksudkan. Lelaki itu mempunyai saiz badan yang besar daripada manusia biasa, dirantai dengan rantai yang cukup kuat, tangannya diikat ke leher, di antara lutut dan buku lalinya dirantai dengan besi.

Tamim : Siapakah kamu ?

Dajal : Kamu akan tahu siapa aku nanti. Tapi siapa kamu ?

Tamim pun jelaskan siapa dia sebenarnya dan kisah kapalnya yang dipukul badai lalu terdampar di pulau itu.

Tamim : Kami adalah orang Arab, kami sesat.

Dajal : Beritahu aku tentang kebun-kebun kurma di Bysan. Adakah ia sedang berbuah ?

Tamim : Ya.

Dajal : sekejap lagi kebun itu tidak akan berbuah lagi. Beritahu aku tentang tasik Tabariah, adakah masih banyak airnya ?

Tamim : Airnya banyak lagi.

Dajal : Tidak lama lagi airnya akan berkurangan dan kering. Beritahu aku tentang mata air Zughar. Adakah masih banyak airnya dan digunakan oleh penduduk untuk bertani.

Tamim : Banyak dan masih digunakan oleh penduduk.

Dajal : Tidak lama lagi air itu akan kering. Ceritakan padaku tentang nabi Arab yang buta huruf. Sudahkah dia keluar dari Mekah dan menetap di Madinah. Adakah orang Arab sudah memeranginya dan kemudian mentaatinya ?

Tamim : Dia sudah keluar dari Mekah dan menuju Madinah. Orang Arab telah mentaatinya.

Dajal : Betulkah itu ? Sesungguhnya mentaatinya adalah lebih baik. Aku akan mengatakan pada kamu tentang diri aku. Aku adalah Al-Masihi Ad-Dajal. Sesungguhnya masanya sudah semakin hampir aku akan diizinkan untuk keluar. Aku akan berjalan di muka bumi dan masuk ke seluruh daerah di dalam tempoh 40 hari kecuali Mekah dan Madinah. Kedua-dua negeri itu dilarang bagiku, setiap kali aku ingin memasukinya aku akan diadang oleh malaikat yang di tangannya ada pedang berkilau dan tajam menghambatku.

Tempat Persembunyian Dajjal
Di manakah kedudukan pulau itu pun dijawab oleh Nabi Muhammad menerusi sabdanya, : "Ketahuilah bahawa dajal berada di laut Syam dan laut Yemen… akan datang dari arah Timur (lalu baginda menunjukkan tangannya sebelah Timur)" - Riwayat Muslim.

Kemudian ada satu lagi hadis yang menunjukkan dengan tepat dari mana dajal keluar yang kemudian disertai oleh pengikutnya terdiri dari orang perempuan dan kanak-kanak. Daripada Abu Bakr al-Siddiq, Nabi Muhammad s.a.w. bersabda, "Dajal akan muncul ke bumi dari arah Timur bersama Khurasan." - Riwayat al-Tarmizi.

Di dalam hadis yang lain pula daripada Anas bin Malik, bersabda Rasulullah s.a.w. : "Dajal akan keluar dari kota Yahudi, Khurasan bersama 70,000 Yahudi dari Isfahan." - Riwayat Imam Ahmad.

Menurut Fadlan, ketika keluarnya dajal, ramai perempuan dan kanak-kanak akan menjadi pengikutnya. Sehinggakan orang lelaki terpaksa bertindak mengikat ahli keluarga perempuan mereka supaya tidak menjadi pengikut dajal.

Menerusi penyelidikan juga, didapati bahawa air tasik Tabaria yang terletak di sempadan Syria-Palestin dan mata air Zughar si Selatan Syria sudah semakin berkurangan.

Cara Mengelakkan Fitnah Dajjal
Jelas Fadlan, Rasulullah telah memberikan beberapa tip kepada umatnya untuk mengelakkan fitnah dajal. Perkara pertama perlu dilakukan adalah menghafal 10 ayat pertama surah al-Kahfi.

Kedua kita diarahkan oleh Rasulullah supaya membaca doa ini sebelum salam setiap kali solat, "Ya Allah, aku berlinding dengan-Mu dari azab neraka jahanam, azab kubur, ujian hidup dan mati dan kedahsyatan ujian al-Masihi ad-dajal."

Katanya, dajal akan menjelajah seluruh dunia dan akan berakhir di Baitulmaqadis dan dibunuh oleh Nabi Isa. Seperti mana yang disebut di dalam sahih Muslim, "Dajal akan dibunuh oleh Nabi Isa, selepas Nabi Isa dan umat Islam bersolat di belakang al-Imam Mahdi, mereka berhadapan dengan dajal dan tenteranya. Bila dajal lihat Nabi Isa, dajal akan mula cair. Akan tetapi Nabi Isa dapat membunuhnya dengan menikamnya."

Malaysia sasaran Utama

((( NAMA MALAYSIA DI TEMPAT PERTAMA )))

Di dalam filem I am number 4 memperlihatkan perhitunggan "Kod-kod" matrik mereka bagi menemui lokasi sebenar yang di katakan.
...
Tetapi apakah maksudnya?
Apa kaitan Malaysia di dalam matrik kod-kod tersebut?
Tiadalah yang lebih mengetahui melainkan perancangnya.

Tetapi adakah ini yang dikaji mereka tentang ramalan (nujum) mereka iaitu Michael Nostradamus (1503-1566) seorang warga Perancis
keturunan Yahudi.

Menurut beliau yang ditulis semula oleh V. J. Hewitt
dan Peter Lorie dalam buku The End of the Millennium, Prophecies : 1992 to 2001,
beliau meramalkan pada tahun 2000, disebutkan secara lebih khusus mengenai munculnya seorang pemimpin Islam yang
bakal merubah dunia.
Menurut beliau:

1. Akan muncul A New World Religion.
2. Dipimpin oleh seorang yang dikenali dengan panggilan The Man from The East.
3. Dia muncul dari negeri yang terletak di pertemuan tiga buah laut.
4. Kemunculannya menggemparkan Timur
dan Barat.
5. Ketika muncul, dia memakai serban biru (The Blue Turban).
6. Dia merayakan hari Kamis sebagai hari istimewa bagi dirinya.

DIA MUNCUL DARI NEGERI YANG TERLETAK PERTEMUAN 3 BUAH LAUT???

Itukah kod-kod yang dicari?
Timur Yang Mana Yang dikatakan?

Ataupun Nama Malaysia sebagai negara Pertama yang mana pemimpinnya melahirkan Idea Dinar emas dan Dirham perak lalu menjalankan "MISI tersebut?

Sehinggakan diambil pada israelforum.com/board/showthread.php?8416-The-Islamic-Gold-Dinar-Conspiracy

mengatakan : the Islamic Dinar was officially re-launched by the Islamic Mint in West Malaysia and is now
available to the public.
Although a beautiful coin, the
Gold Dinar could pose a
serious threat to the U.S.
economy! In fact, its
supporters believe the Gold
Dinar will become the official
currency of more than 1.5
BILLION Muslims worldwide.
Now radical Islam is urging
Muslims worldwide to drop the
U.S. Dollar and adopt the Gold
Dinar as their primary currency!

Adakah kerana ini??

ataupun....

((( LEBIH RAHSIA DARIPADA RAHSIA )))

Tahukah anda bahawa Yahudi (Zionis) kini sedang giat mengkaji tentang satu
bangsa yang hilang?. Mengikut daftar bangsa yang hilang di dalam Kitab Yahudi Kuno, terdapat 12 puak Yahudi di masa lalu :

1. Reuben
2. Simeon
3. Levi
4. Judah
5. Issachar
6. Zebulun
7. Dan
8. Naphtali
9. Gad
10. Asher
11. Joseph
12. Benjamin

Di dalam 12 puak yang hilang ini, hanya keturunan Nabi Yusuf a.s. sahaja yang hilang daripada rekod Yahudi. Keturunan
Nabi Yusof a.s menurunkan dua puak yang lain iaitu Manasseh dan Ephraim.

Mengikut satu kitab Yahudi, satu ‘lost tribe’ Bani Israel (yang mendapat petunjuk ILAHI, iaitu beragama Islam) akan membunuh Yahudi Zionis di
Palestin. Di dalam kitab Yahudi kuno yang lain pula, ada mencatatkan golongan
Manasseh (anak kepada Nabi Yusuf a.s.) bakal menyembelih Yahudi jahat (Zionis/ Yahudi Kabbalah) di Palestin.

Ini juga ada dirakamkan oleh sabdaan Baginda Nabi Muhammad SAW, dari Abu
Hurairah bahwa Rasulullah saw Bersabda:
Tidak akan datang hari kiamat
sehingga kaum muslimin
memerangi kaum Yahudi dan
membunuh mereka. Sehingga,
bersembunyilah orang-orang
Yahudi di belakang batu atau
kayu, kemudian batu atau kayu
itu berkata, ‘Wahai orang
muslim, wahai hamba Allah, ini
ada orang Yahudi dibelakang
saya, kemarilah dan bunuhlah
dia!’ Kecuali pohon Gharqad
(yang tidak berbuat demikian)
kerana ia termasuk pohon
Yahudi. ( H.R. Imam Bukhari dan Muslim )

Setelah Yahudi membuat pencarian, terdapat banyak puak golongan Manasseh di
sebelah timur.

Percaya atau tidak, sememangnya bangsa Melayu termasuk diantara senarai
bangsa yang hilang tersebut. Menurut suatu kajian, Melayu dipercayai berasal dari keturunan sebelah Nabi Yusuf as, yang telah menurunkan generasi Manasseh. Kajian projek genome oleh Rabbai Jacobovici telah dilakukan untuk
mengesahkan hipothesis Dr.Ralp Olsen berkenaan Israel DNA variant dalam Bangsa Mala (rujuk www.mormonslocation.com ).

Projek genome itu dijangka lengkap dalam tempoh 5 hingga 10 tahun akan datang khusus untuk lost tribe disebelah South East Asia region.

Wallahu'alam bissawab.

Wasalam.
Takkan Islam Hilang Di Dunia

Wali Songo dan Kelantan

mari lihat pula bagaimana hubungan rakyat kelantan dengan nenek moyang wali songo, iaitu sheikh Hussien Jamaluddin Kubra, dan apakah kaitan antara Bukit Panau dan Adi Putra@ Sheikh Thanaudin(adik Sheikh Hussien Jamaluddin Kubra)


Syed Hussien Jamaluddin Kubra :

Beliau adalah tokoh yang terpenting di Nusantara. Terlalu penting sehingga nama beliau DIPADAMKAN oleh British dan DIPADAMKAN DARIPADABUKU SEJARAH DI SEKOLAH.

1. Sayyid Hussein Jamadil Kubra dikatakan sebagai datuk kepada Wali Songo.

2. Adik beliau merupakan Adi Putera, Guru Hang Tuah.

3. Keturunan beliau ialah Sultan Brunei sekarang.

4. Keturunan beliau adalah Sultan Kelantan sekarang.

5. Beliau dikaitkan dengan pembinaan Masjid Kampung Laut.

6. Keturunan beliau di Kelantan memakai gelaran Tengku, Nik dan Wan.

7. Beliau ketua Wali 7.

8. Beliau menetap agak lama di Kelantan sebelum meneruskan misi dakwah bersama-sama Wali Songo di Jawa. Bukit Panau di Tanah Merah Kelantan merupakan tempat pertapaan beliau dan tempat Wali Songo berkumpul sebelum ke Jawa


Saiyid Hussein Jamadil Kubra dari keturunan Saiyid al-Alawiyah (bertemu hingga kepada Saiyidina Hussein cucu Rasulullah s.a.w.) anak dari bekas seorang gabenor kepada Sultan Muhammad Tugluq (Kesultanan Delhi) yang kemudian berkuasa di wilayah Deccan (India Selatan); telah sampai di Kelantan kira-kira pada tahun 1349 Masihi besama adiknya Saiyid Thana'uddin atau Syekh Saman (anak murid kepada Ibnu Hajar). Sudah menjadi takdair bahawa keturunan Rasulallah dizalimi, ditindas, dibunuh dan merantau meninggalkan Kota Mekah untuk menyelamatkan diri masing-masing.

Sepanjang misi dakwahnya Saiyid Husein sempat mengawini tiga puteri keluarga Diraja Empayar Chermin (Kelantan Purba) yang sewaktu itu ibu kotanya bernama 'Jiddah' terletak 3 batu dari Bukit Panau. Kota tersebut telah terbenam ke dalam bumi dan ditenggelami oleh air, kini dikenali sebagai Danau Tok Uban.

Anak sulong beliau, Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik) merupakan pelopor dan ketua Wali Songo. Maulana Malik Ibrahim merupakan anak Saiyid Husein hasil perkahwinan dengan Puteri Linang Cahaya (adik kepada Cik Wan Kembang). Siapa sangka bahawa Wali Songo adalah anak buah (anak saudara) Cik Wan Kembang yang tersohor di Kelantan itu.

Salah seorang anak beliau, dihantar untuk berdakwah ke Borneo dan diangkat menjadi Sultan di Brunei bergelar Sultan Berkat yang merupakan nenek moyang raja-raja Brunei sekarang. Inilah jawapan kepada Misteri kenapa Sultan Brunei telah membina sebuah masjid yang cantikdan besar di gigi tasik Danau Tok Uban, sedangkan tempat ini 'tersorok' dan orang kelantan sendiri ramai yang tidak tahu kewujudan tasik yangagak luas sayup mata memandang.

Shaik Thanauddin pula menetap di Bukit Panau (Tanah Merah, Kelantan) sebagai tempat pertapaannya yang mana di sinilah Laksamana Hang Tuah datang untuk berguru semasa usia awal remaja sekitar tahun 1400. Pada zaman dahulu kala, Bukit Panau merupakan landmark bagi pelaut antarabangsa kerana bentuknya yang unik seperti piramid itu dapat dilihat dari laut ketika berada di perairan Laut China Selatan. Pada zaman dahulu, Bukit Panau diakses melalui Sungai Kelantan yang cuma disebelahnya. Kapal-kapal mudah sahaja melalui Sungai Kelantan yang luas itu. Inilah perkampungan Wali Songo dan tempat di mana mereka merancang dakwah di Tanah Jawa. jangan keliru, sebenarnya Bukit Panau ini bersebelahan sahaja dengan tasik Danau Tok Uban dan Masjid Sultan Brunei. Anjung Masjid Sultan Brunei di Tasik Danau Tok Uban di Pasir Mas Kelantan.

Hubungan Kelantan-Jawa

Saiyid Hussein Jamadil Kubra dari keturunan Saiyid al-Alawiyah (bertemu hingga kepada Saiyidina Hussein cucu Rasulullah s.a.w.) anak dari bekas seorang gabenor kepada Sultan Muhammad Tugluq (Kesultanan Delhi) yang kemudian berkuasa di wilayah Deccan (India Selatan), telah sampai di Kelantan kira-kira pada tahun 1349 besama adiknya Saiyid Thana’uddin atau Syeikh Saman (anak murid kepada Ibnu Hajar). Mereka ini merupakan sebahagian daripada 7 orang Wali bersaudara yang telah belayar ke Nusantara untuk tujuan dakwah. Pada masa itu Kelantan telah pun menerima Islam lebih awal daripada pedagang-pedagang Arab yang belayar ke China untuk berdagang. Batu bersurat Terengganu merupakan bukti yang nyata lagi kukuh tentang kedatangan Islam yang lebih awal di Pantai Timur Semenanjung Malaysia. Batu Bersurat Terengganu yang dianggarkan telah berusia lebih kurang 700 tahun ini merupakan batu bersurat yang mempunyai ukiran yang paling tua dan tulisan jawi pertama ditemui di Malaysia. Ia membuktikan Islam telah sampai ke Terengganu sebelum 1326 atau 1386.

Sepanjang misi dakwahnya Saiyid Hussein sempat mengawini tiga puteri keluarga Diraja Empayar Chermin yang ketika itu, ibu kotanya bernama ‘Jeddah’ terletak 3 batu dari Bukit Panau, Kelantan Darul Naim. Jeddah bermaksud permata. Kini kawasan ini lebih dikenali dengan nama Danau Tok Uban. Kota tersebut telah tenggelam ke dalam bumi dan kawasan itu telah dibanjiri dengan tasik yang luas sekali sehingga berombak apabila angin kencang bertiup.

Dari isteri Saiyid Hussein Jamadil Kubra yang pertama, Puteri Linang Cahaya (adik kepada Cik Wan Kembang) dia mendapat dua orang anak, yang lelaki bernama Maulana Malik Ibrahim (pelopor Wali Songo) dan yang perempuan bernama Siti Aisyah.

Perkahwinan Saiyid Hussein Jamadil Kubra dengan Ramawati puteri kepada Raja Champa, Sultan Zainol Abidin (Ce Bo Nga) dan Permaisuri Siti Zubaidah pula melahirkan generasi yang tersenarai di dalam kumpulan Wali Songo dari titisan anak mereka, Ibrahim Asmaro.

Sewaktu umurnya hampir 80 tahun Saiyid Hussein telah dipertemukan jodoh dengan Puteri Selindong Bulan atau Siti Syahirah iaitu cucu saudara kepada isterinya yang pertama, Puteri Linang Cahaya dan beroleh seorang anak lelaki bernama Ali Nurul Alam yang kemudiannya nanti menjadi Perdana Menteri Majapahit II di Kelantan bergelar Patih Aria Gajah yang dikaitkan dengan beberapa peristiwa dengan Laksamana Hang Tuah. (Di Patani, Ali Nurul Alam terkenal dengan nama Sultan Qunbul setelah dilantik menjadi sultan di Patani Darussalam)

Syarif Muhammad Kebungsuan adalah anaknya yang bungsu dari isterinya yang ke empat Putri Jauhar (keluarga Diraja Johor) yang kemudian terkenal sebagai pembangun Kesultanan Mindanao/Sulu (Filipina), sementara salah seorang dari abangnya menjadi Sultan Borneo yang ke-3 bergelar Sultan Berkat, moyang raja-raja Brunei sekarang.

Ke empat-empat isteri yang dikahwini Saiyid Hussein Jamadil Kubra itu ialah selepas tiap-tiap seorang daripadanya meninggal dunia.

Pada awal abad ke-15 Ibrahim Asmaro dihantar oleh ayahnya Saiyid Hussein Jamadil Kubra ke Tanah Jawa membantu serta menyambung usaha-usaha dakwah abangnya Maulana Malik Ibrahim yang meninggal dunia pada tahun 1419 dan dimakamkan di Gerisek, Tuban.

Turut serta ialah dua orang anak Ibrahim Asmaro, iaitu Maulana Rahmatullah dan Maulana Ishak meninggalkan Champa dan kemudiannya berhijrah ke Patani Darussalam.

Melalui firasat Saiyid Thana’uddin yang menjadi guru kepada cucu saudaranya Sunan Bonang dan Sunan Giri, Masjid Kampung Laut, Kelantan telah diramal akan mencetuskan kebangkitan Islam di Nusantara. Saiyid Thana’uddin telah memilih untuk bertapa di puncak Bukit Panau di Tanah Merah, Kelantan. Beliau wafat di sana dan kuburnya masih ada di sana tetapi batu nesan telah dibuang kerana menjadi tempat orang Siam dan Cina memuja nombor ekor.

Raja Empayar Chermin, Sultan Baki Syah ibni al-Marhum Sultan Mahmud Syah telah menyusul bersama satu rombongan keluarga Diraja Kelantan menemui Bentara Majapahit Hayam Wuruk untuk memperbetulkan amalan Islam yang sudah bercampur baur dengan agama Buddha Shiva setelah Hayam Wuruk berkahwin dengan anak saudaranya Bidarawati (puteri Raja Champa). Beberapa orang mubaligh yang dibawanya kemudian meninggal dunia dan dimakamkan di Leran.

Sebagai membuka tirai dakwah Islam di Tanah Jawa, Maulana Malik Ibrahim muncul sebagai perintis atau pelopor yang memberi laluan kepada wali-wali yang datang kemudiannya. Dengan tidak ada perbezaan kasta dan darjat seruan dakwahnya lebih disenangi di kalangan kasta-kasta Vaisya dan Sudras. Banyaklah kalangan mereka yang datang untuk mendapat pengajian selok-belok mengenai agama Islam.

Kehilangan Maulana Malik Ibrahim diganti oleh anak saudaranya, Maulana Rahmatullah yang memakai gelaran Sunan Ampel. Jika Maulana Malik Ibrahim dianggap sebagai pencipta pondok (pesantren) yang pertama maka Maulana Rahmatullah adalah perancang negara Islam yang pertama di Tanah Jawa.

Maulana Ishak yang banyak membantu abangnya Sunan Ampel tidak ketinggalan meninggalkan jasanya. Daerah Balambangan hampir dibawanya tunduk di bawah Islam kalau tidak kerana perancangan mertuanya Raja Menak Sembayu yang bertekad hendak membunuhnya. Beliau akhirnya berhijrah ke Pasai (Aceh) dan Melaka merupakan destinasi yang terakhirnya.
Anaknya Raden Paku (Sunan Giri) telah membangunkan Giri sebagai pasak yang membawa tertegaknya Kerajaan Islam Demak. Sebagai markas gerakan dakwah yang pertama di Jawa, Giri juga memperlengkapkan gerakan mujahid yang tidak ada tolok bandingnya di samping mubaligh-mubaligh yang berkerja keras menyatukan Pulau Madura, Bawaen, Kangean, Ternate dan Maluku di bawah panji-panji Islam.

Walaupun kedatangan Raja Kemas Jiwa atau Sang Ajit Jaya Ningrat (putra kedua kepada Raja Chermin, Sultan Baki Syah) ke Jawa hanya semata-mata bermotifkan politik tetapi melalui ikatan perkahwinannya dengan Puteri Suhita (cucu Hayam Waruk), dia telah melembutkan hati Ratu Majapahit itu untuk menyerahkan Ampeldenta dan Gerisek menjadi sebahagian daripada wilayah Giri. Raja Kemas Jiwa memakai gelaran Sultan Iskander Syah Nenggiri apabila ditabalkan menjadi Sultan Kelantan setelah kematian abangnya Sultan Sadik Muhammad Maulana Nenggiri.

Semasa Sultan Iskander Syah Nenggiri menjadi Raja Kelantan dan bergelar Bentara Majapahit pada 1432 Masihi, baginda telah mengisytiharkan negeri Kelantan sebagai Majapahit II. Sampai ke hari ini keris kedaulatan negeri Kelantan dipanggil Keris Majapahit. Kerajaan Kelantan-Majapahit II ini lenyap setelah diserang oleh Empayar Melaka (dibawah Sultan Mahmud) pada tahun 1490 setelah Majapahit II lemah akibat peperangan dengan Siam sebelumnya.

Satu kejutan yang telah berlaku sehingga memutuskan nadi Kerajaan Hindu-Majapahit apabila Demak muncul sebagai Kerajaan Islam yang dicita-citakan. Desa Glagah Wangi bertukar wajah, Bintoro Demak mewujudkan ketandaan ‘rahmat’ apabila Raden Patah menjadi pemerintah bergelar Sultan Sri (Syah) Alam Akbar al-Fatah.
Penyebaran Islam di Jawa Tengah sebelah selatan, daerah yang sekarang dinamakan Surakarta dan Yogyakarta diterokai oleh seorang anak murid Sunan Kalijaga, Kiai Ageng Pandanarang atau disebut Sunan Tembayat.

Pemilihan Sunan Tembayat sebagai menggantikan tempat Syeik Siti Jenar (yang menerima hukuman bunuh oleh wali-wali kerana mendedahkan rahsia-rahsia ketuhanan) pada mulanya diragui oleh persidangan para wali kerana bekas Bupati Semarang ini ialah seorang yang kehidupannya dikelilingi kemewahan dunia malah tidak mempercayai Tuhan, tetapi kemudiannya menjadi seorang yang cukup patuh kepada ajaran agama Islam dan sangat alim.

Melalui anak-anak Ali Nurul Alam (Perdana Menteri Kelantan-Majapahit II) iaitu Wan Husein, Wan Bo dan Wan Demali, Kelantan sekali lagi telah meyumbangkan mubaligh-mubalighnya di dalam menyambung tugas-tugas Maulana Malik Ibrahim (bapa saudara mereka) dan membantu Sunan Ampel (sepupu mereka) di Gerisek dan Maulana Ishak di Pasai (Aceh).

Wan Husein dihantar ke Pulau Madura. Wan Bo ke Pasai (Aceh) dan Wan Demali ke kawasan Johor-Riau (Pulau Bentan). Dari sinilah Wan Demali mendapat jolokan Raja Laksamana Bentan.

Generasi Wan Bo (Syarif Abdullah) telah berjaya menegakkan dua buah Kerajaan Islam Banten dan Ceribon di mana anaknya Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati telah dapat menyempurnakan cita-cita datuknya Saiyid Hussein Jamadil Kubra.
Kejayaan para wali dalam perjuangan dakwah mereka mencapai tahap yang gilang gemilang di mana Indonesia lahir sebagai negara yang majoritinya beragama Islam.